MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Laporan tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, SP., MM., M.Si, dalam Rapat Paripurna di Ruang Rapat Utama DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Senin siang (30/03/2026).
Rapat paripurna ini merupakan bagian dari mekanisme check and balance serta bentuk transparansi pemerintah daerah kepada legislatif atas pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun 2025.
Performa Keuangan dan Program Panca Cita
Dalam pidatonya, Bupati Bambang Bayu Suseno menekankan bahwa tahun 2025 menjadi tonggak awal pelaksanaan RPJMD 2025-2029. Dengan visi mewujudkan Muaro Jambi yang berkeadilan, berakhlak, maju, serta unggul di bidang pertanian, industri, dan pariwisata, pemerintah menitikberatkan pada program unggulan Panca Cita.
Meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, kinerja fiskal Muaro Jambi tercatat tetap stabil dan positif.
Realisasi Pendapatan Daerah: Mencapai Rp1,648 Triliun atau sebesar 99,74% dari target yang ditetapkan.
Sektor Pendidikan: Melalui program Muaro Jambi Cerdas, Pemkab mengalokasikan dana sebesar Rp474,59 Miliar. Angka ini melampaui mandat undang-undang yang mewajibkan alokasi minimal 20% dari APBD.
Lonjakan Investasi dan Inovasi Digital
Salah satu poin krusial yang disoroti Bupati adalah melesatnya angka investasi di Bumi Sailun Salimbai. Tercatat, nilai investasi yang masuk ke Muaro Jambi pada 2025 menembus angka Rp3,33 Triliun, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp2,49 Triliun.
Lompatan besar ini diklaim sebagai buah dari inovasi pelayanan perizinan berbasis digital.
"Peningkatan ini didukung oleh kemudahan layanan melalui sistem digital seperti SIPPOLING dan SIPEPSI, yang memangkas birokrasi dan menarik minat investor," ujar Bupati Bambang.
Komitmen Menghadapi Tantangan Pengangguran
Menutup laporannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPRD, Forkopimda, dan masyarakat atas sinergi yang terjalin selama setahun terakhir. Kendati mencetak banyak prestasi, ia mengakui masih ada tantangan besar yang harus diselesaikan, terutama terkait lapangan kerja.
"Segala capaian ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami menyadari masih ada kekurangan, seperti tingkat pengangguran yang masih berada di angka 5,02%. Namun, dengan sinergi semua pihak, kita optimis Muaro Jambi akan semakin maju dan unggul ke depannya," pungkasnya.
Amril mata

Tidak ada komentar:
Posting Komentar