Sidak DPRD di Mendalo, Dirut PDAM Tirta Muaro Jambi Desak Langkah Konkret Lintas Sektor


SENGETI – Masalah menahun terkait layanan air bersih di wilayah Mendalo kembali mencuat pasca inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh jajaran DPRD Kabupaten Muaro Jambi. Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PDAM Tirta Muaro Jambi, Zulkifli, menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur tidak lagi bisa dilakukan secara parsial, melainkan butuh intervensi serius dari pemerintah pusat.


‎Zulkifli mengakui bahwa keterbatasan infrastruktur saat ini menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan distribusi air ke pelanggan. Menurutnya, kapasitas yang ada saat ini sudah tidak sebanding dengan pesatnya pertumbuhan penduduk di wilayah tersebut.

‎Butuh Dukungan Kementerian PUPR
‎Dalam keterangannya, Zulkifli mengapresiasi komitmen anggota DPRD, Ulil, serta jajaran Dinas PUPR Muaro Jambi yang berupaya membuka jalur koordinasi ke tingkat pusat. Ia menekankan bahwa dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah kunci utama penyelesaian masalah.

‎“Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan sendiri oleh PDAM. Kami butuh dukungan nyata, terutama dari PUPR pusat, agar persoalan yang sudah lama terjadi bisa dituntaskan,” ujar Zulkifli saat dikonfirmasi, Selasa (27/1).

‎Menanti Realisasi, Bukan Sekadar Catatan
‎Lebih lanjut, pihak PDAM berharap sidak yang dilakukan legislatif tidak berakhir sebagai agenda rutin tanpa eksekusi. Zulkifli mewanti-wanti agar rekomendasi yang dihasilkan dari tinjauan lapangan tersebut segera ditindaklanjuti dengan penganggaran dan pembangunan fisik yang nyata.

‎Ia menegaskan, jika tidak ada langkah konkret, maka krisis air bersih di Mendalo akan terus berulang dan menjadi beban sejarah bagi pelayanan publik di Muaro Jambi.

‎“Kalau hanya sidak tanpa tindak lanjut, persoalan akan terus berulang. Padahal kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat,” tegasnya.

‎Pihak manajemen berharap momentum ini menjadi titik balik bagi PDAM Tirta Muaro Jambi untuk melakukan transformasi besar, bertransformasi dari sekadar bertahan di tengah keterbatasan menjadi penyedia layanan yang handal bagi masyarakat.

Komentar