MUARO JAMBI – Kasus keracunan massal menimpa lebih dari 40 warga di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, pada Jumat (30/1/2026). Mayoritas korban merupakan anak-anak sekolah yang dilaporkan mengalami gejala serius usai mengonsumsi makanan di lingkungan sekolah.
Para korban mulai dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat setelah mengeluhkan gejala serupa, yakni muntah-muntah, diare, hingga lemas. Bahkan, beberapa korban dilaporkan mengalami kondisi kritis dengan indikasi bibir membiru.
Menanggapi kejadian luar biasa (KLB) ini, Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), langsung turun tangan meninjau penanganan para korban. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengambil alih seluruh tanggung jawab perawatan.
"Kesehatan anak-anak menjadi prioritas utama kami. Saya pastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal, dan seluruh biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah," ujar BBS saat memberikan keterangan, Jumat malam.
Penanganan Cepat di Puskesmas dan RSUD
Hingga berita ini diturunkan, tim medis masih terus melakukan observasi terhadap puluhan anak yang dirawat. Langkah cepat diambil guna mencegah dehidrasi berat pada korban anak-anak.
Pihak dinas kesehatan terkait juga dikabarkan telah mengambil sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk dilakukan uji laboratorium di BPOM. Hal ini dilakukan guna memastikan kandungan zat berbahaya yang terkandung dalam konsumsi tersebut.
Bupati BBS mengimbau para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih selektif dalam mengawasi konsumsi pangan anak-anak guna menghindari kejadian serupa terulang kembali di masa depan.
Redaksi

Komentar
Posting Komentar