Korban Keracunan Soto MBG di Muaro Jambi Melonjak Jadi 102 Orang, Satu Bayi Dirujuk ke RS


MUARO JAMBI – Jumlah korban diduga keracunan makanan setelah mengonsumsi menu soto dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, terus bertambah secara signifikan. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 102 orang mengalami gejala keracunan, termasuk seorang bayi yang harus mendapatkan perawatan intensif.


‎Kondisi Korban dan Penanganan Medis
‎Lonjakan jumlah korban ini dikonfirmasi setelah pemeriksaan intensif dilakukan terhadap warga dan siswa yang terdampak. Dari total korban tersebut, mayoritas merupakan pelajar, sementara dua di antaranya adalah tenaga pengajar.

‎Satu orang bayi yang turut terdampak dilaporkan harus segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi. Langkah ini diambil guna memastikan penanganan medis yang lebih memadai mengingat kondisi fisik bayi yang lebih rentan terhadap efek keracunan.

‎Kronologi dan Sumber Makanan
‎Kapolsek Sekernan, AKP Taroni Zebua, menjelaskan bahwa insiden ini bermula setelah pembagian makanan dalam kemasan (omprengan) ke sejumlah sekolah di wilayah Sekernan.

‎"Korban terdiri dari dua guru dan sebagian besar adalah siswa. Makanan tersebut berasal dari sekitar 3.400 omprengan yang telah didistribusikan ke sekolah-sekolah di wilayah tersebut," ujar AKP Taroni Zebua.

‎Investigasi Pihak Kepolisian
‎Saat ini, pihak kepolisian bersama Dinas Kesehatan setempat tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab pasti keracunan massal ini. Sampel makanan dari menu soto yang dikonsumsi para korban telah diambil untuk diuji di laboratorium.

‎Pihak berwenang juga tengah mendata total warga yang mengalami gejala serupa untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pertolongan medis tepat waktu.

Amril mata 

Komentar